Website Resmi
Desa Bedanten
Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik - Jawa Timur
Administrator | 15 Agustus 2022 | 134 Kali dibuka
Artikel
Administrator
15 Agustus 2022
134 Kali dibuka
Misi Ekspedisi Bengawan Solo (MEBS) 2022 berakhir di Desa Bedanten Kabupaten Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertemu langsung dengan para komunitas Ekspedisi Bengawan Solo.
Diketahui MEBS merupakan aktivitas pengarungan yang di dalamnya juga dilakukan penelitian aspek lingkungan sosial, budaya, sejarah dan potensi ekonomi di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) utama Bengawan Solo
"Ini merupakan suatu ekspedisi luar biasa dengan riset dan penelitian terpanjang yang dilakukan oleh komunitas Misi Ekspedisi Sungai Bengawan Solo (MEBS) dan Komunitas lainnya," ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Senin (15/8/2022).
Komunitas Ekspedisi Bengawan Solo berangkat dari Wonogiri Jawa Tengah pada tanggal 14 Juli dan Berakhir di Desa Bedanten Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik pada tanggal 14 Agustus 2022.
Ekspedisi sungai terpanjang di Pulau Jawa ini telah berlangsung selama 30 hari, dengan menempuh jarak sejauh 462 kilometer, melintasi 491 desa yang berada di 12 kota dan kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Naditira Bedanten merupakan Pit Stop terakhir dari Ekspedisi, Desa Naditira paling hilir yang mempunyai catatan sejarah dan jejak peninggalan juga menyambung sejarah dengan Bengawan Solo," ungkapnya.
Di wilayah Kabupaten Gresik, sesuai dengan prasasti Canggu, desa-desa tepian Bengawan solo yang disinggahi oleh Raja Hayam Wuruk berturut turut salah satunya adalah_i Madanten_(di Bedanten) sebagai salah satu desa tepian sungai yang melayani jasa tambangan atau penyeberangan (naditira Pradeca). Tersebut dengan nama “Medanten”. atau sekarang yang dikenal Desa Bedanten.
Untuk itu, Bupati mengajak generasi muda sekarang dan yang akan datang untuk sadar sejarah.
"Dari sejarah kita dapat belajar tentang kejayaan masa lampau dan dari sejarah pula kita dapat melihat kehancuran," tandasnya.
Didampingi Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Abu Hassan, Forkopimcam Bungah, dan Kepala Desa Bedanten Abdul Madjid, Bupati Gresik meresmikan museum untuk menyelamatkan temuan kuno atau peninggalan masa lalu dan mengunjungi salah satu makam yaitu makam Mbah Syayid Husaini.
Acara ini juga merupakan bentuk kolaborasi Pemdes Bedanten dengan MEBS (Misi Ekspedisi Bengawan Solo) dan beberapa komunitas.
Seperti Ademos Indonesia, National Geographic, Oi, Saya Pejalan Bijak, Stand Up Paddle dan lainnya.
Tak hanya seremonial akhir Ekspedisi mereka juga menggelar sarasehan bedah sejarah dan budaya Naditira Madanten 1358 refleksi nilai leluhur dalam upaya menjaga dan melestarikan bengawan dengan menghadirkan pembicara dan ahli sejarah serta diramaikan oleh musik adhibaya kesenian desa dan hiburan lainnya.
Sumber : https://surabaya.tribunnews.com/2022/08/15/misi-ekspedisi-bengawan-solo-berakhir-di-desa-bedanten-kabupaten-gresik
Kirim Komentar
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
1716
Populasi
1715
Populasi
0
Populasi
3431
1716
LAKI-LAKI
1715
PEREMPUAN
0
BELUM MENGISI
3431
TOTAL
Aparatur Desa
Kepala Desa
ABDUL MAJID,S.Pd.I
SEKRETARIS DESA
AHMAD UBAIDAH
KASI PEMERINTAHAN
MASBUHIN, S.PD.I. MM.
KAUR UMUM/TU ADMINISTRASI
ALIYATUS SA'ADAH
KAUR KEUANGAN
MOH IMRON
KASI KESEJAHTERAAN
AINUR ROFIQ
KASI PELAYANAN
SARIROTUN NAQIYAH
Desa Bedanten
Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN
Masuk

Komentar yang terbit pada artikel "Misi Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir di Desa Bedanten Kabupaten Gresik Artikel ini telah tayang d"